LANGKAH MENYUSUN BERKAS SERDOS : DESKRIPSI DIRI 3 (BAGIAN 5)

C. Peningkatan Kualitas Manajemen/Pengelolaan Institusi (pengelolaan, implementasi kebijakan, dan dukungan institusi).
Jelaskan upaya-upaya keterlibatan Saudara dalam pengembangan manajemen (pengelolaan) pada unit kerja di perguruan tinggi Saudara, bagaimana implementasi dan dukungan institusi Sdr! Berikan contoh nyata yang Saudara lakukan dalam kehidupan profesional sebagai dosen!.
Deskripsi.
Beberapa keterlibatan saya dalam pengembangann kualitas manajemen institusi di Universitas Muhammadiyah Ponorogo adalah sebagai berikut :

Pada periode waktu 1998 sampai dengan 2001, saya dipilih dan dipercaya oleh senat Fakultas Ekonomi untuk menjabat sebagai Ketua Jurusan Ekonomi Pembangunan. Tantangan pada saat itu adalah Jurusan Ekonomi Pembangunan sedang mempersiapkan akreditasi jurusan untuk yang pertama kali. Oleh sebab itu, setelah saya dilantik menjadi ketua jurusan saya langsung mengadakan koordinasi dengan teman-teman dosen di jurusan untuk mempersiapkan berkas-berkas untuk akreditasi tersebut. Meskipun untuk masalah akreditasi menjadi tanggung jawab ketua jurusan, namun saya banyak melibatkan temanteman dosen di jurusan dan selalu mengadakan koordinasi maupun diskusi baik secara formal maupun informal. Sejak awal kepada teman-teman dosen jurusan telah saya sampaikan bahwa jabatan ketua jurusan itu selalu ada pergantian, sehingga jika teman dosen lain yang nanti nanti menjabat menjadi tidak bingung menangani akreditasi jurusan. Hasil kerja keras saya dan teman-teman dosen jurusan membawa hasil, yaitu Jurusan Ekonomi Pembangunan mendapatkan akreditasi B. Selain masalah akreditasi, dalam hal pembagian jam mengajar maupun pembagian jumlah bimbingan skripsi, sebelum ditetapkan dan disampaikan surat tugas biasanya saya sudah koordinasikan dengan teman-teman dosen untuk mendapatkan masukan. Hasilnya, setiap diadakan rapat penetapan jumlah jam mengajar untuk dosen dan pembagian pembimbingan mahasiswa di Jurusan Ekomomi Pembangunan hampir dipastikan tidak ada masalah.

Pada periode waktu 2001 sampai dengan 2005, saya dipercaya oleh pimpinan Universitas Muhammadiyah Ponorogo menjabat sebagai Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat. Tantangan pada saat itu adalah masih sedikitnya teman-teman dosen yang mengajukan proposal penelitian (DM dan atau SKW) dan proposal pengabdian pada masyarakat ke DP2M Ditjen Dikti Depdiknas (pada saat itu maksimal hanya mengirim 4 proposal penelitian dan 2 proposal pengabdian), dan dalam setiap tahun belum tentu mendapatkan pendanaan dari DP2M Ditjen Dikti Depdiknas. Kondisi tersebut telah mendorong, tim LPPM (Ketua dan Sekretaris beserta staff) untuk berusaha meningkatkan peran aktif dosen baik dalam bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Untuk mendorong peran aktif tersebut dan sekaligus sebagai sarana untuk pembelajaran maka LPPM mengajukan program penelitian dan pengabdian yang didanai oleh pihak Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Sedangkan untuk meningkatkan peran aktif dosen dalam membuat proposal penelitian dan pengabdian pada masyarakat ke DP2M Ditjen Dikti Depdiknas, selain memberikan informasi kepada seluruh dosen juga berusaha melakukan pendekatan dan memotivasi yang dilakukan secara informal. Ketua LPPM dan saya, selaku sekretaris, menyediakan waktu untuk melayani jika ada dosen yang akan konsultasi atau bertanya seputar penyusunan proposal. Upaya-upaya tersebut berdampak cukup besar, yaitu ditandai dengan semakin banyaknya dosen yang sering ke LPPM untuk konsultasi atau mencari bahan atau referensi dalam penyusunan proposal, semakin meningkatnya jumlah proposal yang masuk, dan semakin meningkatnya jumlah proposal yang didanai oleh DP2M Ditjen Dikti Depdiknas, yaitu setiap tahun selalu mendapatkan pendanaan dari proposal yang telah dikirim. Dengan adanya prestasi dalam mengembangkan bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat tersebut, Ketua LPPM dan saya, selaku sekretaris, mendapatkan kepercayaan kembali untuk yang mengelola dan mengembangkan LPPM Universitas Muhammadiyah Ponorogo untuk periode tahun 2005 sampai dengan 2009. Sebagai gambaran, pada tahun 2002 proposal (penelitian dan pengabdian pada masyarakat) yang dikirim ke DP2M Ditjen Dikti Depdiknas sebanyak 11 proposal, tahun 2003 sebanyak 22 proposal, tahun 2004 sebanyak 18 proposal, tahun 2005 sebanyak 43 proposal, tahun 2006 sebanyak 46 proposal, tahun 2007 sebanyak 52 proposal, tahun 2008 sebanyak 84 proposal.

Pada tahun 2004, saya memberikan masukan kepada Ketua LPPM untuk menerbitkan sebuah jurnal ilmiah yang isinya berupa artikel imiah hasil penelitian dan kajian bidang ilmu. Alasan saya mengusulkan hal tersebut adalah, setelah saya mengikuti pelatihan dan lokakarya pengelolaan jurnal di malang pada tahun 2002 dan di Surakarta pada tahun 2003, dan sudah banyaknya hasil penelitian yang dihasilkan oleh para dosen Universitas Muhammadiyah Ponorogo, baik dari penelitian local yang didanai universitas maupun penelitian DM dan SKW yang didanai oleh DP2M Ditjen Dikti Depdiknas. Usulan saya tersebut disambut baik oleh Ketua LPPM dan saya diminta membuat proposal penerbitan jurnal. Setelah saya koordinasi dengan beberapa teman dan mengamati perkembangan penelitian yang ada di Universitas Muhammadiyah Ponorogo, saya mengajukan proposal penerbitan jurnal dengan nama Fenomena Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Humaniora. Proposal tersebut mendapatkan respon yang positif, dan langsung diterbitkan SK Rektor Universitas Muhammadiyah Ponorogo tentang pengelola jurnal ilmiah Fenomena periode tahun 2004 sampai dengan 2007 dan saya dipercaya sebagai wakil penyunting. Kelancaran pengelolaan dan penerbitan jurnal ilmiah tersebut (sampai saat ini sudah masuk pada volume 6, nomor 1, Januari 2009) ternyata berdampak bahwa sampai saat ini (periode tahun 2007 sampai dengan 2009) saya masih diberikan kepercayaan untuk menjadi wakil penyunting.

Pengalaman mengelola dan menerbitkan Jurnal Ilmiah Fenomena, saya sampaikan kepada pejabat struktural di Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo untuk menerbitkan sebuah jurnal di fakultas. Karena saya dianggap sudah berpengalaman dan berhasil mengelola jurnal, maka saya langsung ditunjuk oleh Dekan Fakultas Ekonomi untuk menyampaikan secara langsung rencana penerbitan jurnal fakultas kepada seluruh dosen pada acara pertemuan rutin di Fakultas Ekonomi. Respon dari apa yang saya jelaskan tentang rencana penerbitan jurnal fakultas tersebut sangat positif dan disepakati nama jurnalnya adalah Ekuilibrium. Akhirnya untuk kejelasan pengelolaan jurnal tersebut maka dikeluarkan SK Dekan Fakultas Ekonomi tentang pengelola jurnal Ekuilibrium, dan saya dipercaya untuk menjadi wakil penyunting untuk periode tahun 2005 sampai dengan 2009. Saat ini jurnal Ekuilibrium masuk volume 4, nomer 2, Maret 2009.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Penerbit: Ardana Media Yogyakarta (Mei 2009)

Penerbit: Ardana Media Yogyakarta (Mei 2009)

Penerbit: P2FE_UMP, Ponorogo (Oktober 2010)

Penerbit: P2FE_UMP, Ponorogo (Oktober 2010)

Penerbit: Ardana Media Yogyakarta (Maret 2009)

Penerbit: Ardana Media Yogyakarta (Maret 2009)

Penerbit : Univ. Muhammadiyah Ponorogo Press, Maret 2013

Penerbit : Univ. Muhammadiyah Ponorogo Press, Maret 2013

Penerbit Univ. Muhammadiyah Ponorogo Press (Juli 2013

Penerbit Univ. Muhammadiyah Ponorogo Press (Juli 2013

Penerbit UNMUH Ponorogo Press Bulan Juli 2015

Penerbit UNMUH Ponorogo Press Bulan Juli 2015

  ©REYOG CITY. Template by Dicas Blogger.

TOPO