ANALISIS TREND (Materi X : Pengertian dan Metode Least Square)

Pengertian : Analisis trend merupakan suatu metode analisis yang ditujukan untuk melakukan suatu estimasi atau peramalan pada masa yang akan datang. Untuk melakukan peramalan dengan baik maka dibutuhkan berbagai macam informasi (data) yang cukup banyak dan diamati dalam periode waktu yang relatif cukup panjang, sehingga dari hasil analisis tersebut dapat diketahui sampai berapa besar fluktuasi yang terjadi dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi terhadap perubahan tersebut. Secara teoristis, dalam analisis time series yang paling menentukan adalah kualitas atau keakuratan dari informasi atau data-data yang diperoleh serta waktu atau periode dari data-data tersebut dikumpulkan.

Jika data yang dikumpulkan tersebut semakin banyak maka semakin baik pula estimasi atau peramalan yang diperoleh. Sebaliknya, jika data yang dikumpulkan semakin sedikit maka hasil estimasi atau peramalannya akan semakin jelek.
Metode Least Square : Metode yang digunakan untuk analisis time series adalah Metode Garis Linier Secara Bebas (Free Hand Method), Metode Setengah Rata-Rata (Semi Average Method), Metode Rata-Rata Bergerak (Moving Average Method) dan Metode Kuadrat Terkecil (Least Square Method). Dalam hal ini akan lebih dikhususkan untuk membahas analisis time series dengan metode kuadrat terkecil yang dibagi dalam dua kasus, yaitu kasus data genap dan kasus data ganjil. Secara umum persamaan garis linier dari analisis time series adalah : Y = a + b X. Keterangan : Y adalah variabel yang dicari trendnya dan X adalah variabel waktu (tahun). Sedangkan untuk mencari nilai konstanta (a) dan parameter (b) adalah : a = ΣY / N dan b =ΣXY / ΣX2
Contoh Kasus Data Ganjil :
Tabel : Volume Penjualan Barang “X” (dalam 000 unit) Tahun 1995 sampai dengan 2003

Tahun

Penjualan (Y)

X

XY

X2

1995

200

- 4

- 800

16

1996

245

- 3

- 735

9

1997

240

- 2

- 480

4

1998

275

- 1

- 275

1

1999

285

0

0

0

2000

300

1

300

1

2001

290

2

580

4

2002

315

3

945

9

2003

310

4

1.240

16

Jumlah

2.460


775

60

Untuk mencari nilai a dan b adalah sebagai berikut :
a= 2.460 / 9 = 273,33 dan b = 775 / 60 = 12,92
Persamaan garis liniernya adalah : Y = 273,33 + 12,92 X. Dengan menggunakan persamaan tersebut, dapat diramalkan penjualan pada tahun 2010 adalah : Y = 273,33 + 12,92 (untuk tahun 2010 nilai X adalah 11), sehingga : Y = 273,33 + 142,12 = 415,45 artinya penjualan barang “X” pada tahun 2010 diperkirakan sebesar 415.450 unit
Contoh Kasus Data Genap :
Tabel : Volume Penjualan Barang “X” (dalam 000 unit) Tahun 1995 sampai dengan 2002

Tahun

Penjualan (Y)

X

XY

X2

1995

200

- 7

- 1.400

49

1996

245

- 5

- 1.225

25

1997

240

- 3

- 720

9

1998

275

- 1

- 275

1

1999

285

1

285

1

2000

300

3

900

9

2001

290

5

1.450

25

2002

315

7

2.205

49

Jumlah

2.150


1.220

168

Untuk mencari nilai a dan b adalah sebagai berikut :
a = 2.150 / 8 = 268,75 dan b = 1.220 / 168 = 7,26
Persamaan garis liniernya adalah : Y = 268,75 + 7,26 X. Berdasarkan persamaan tersebut untuk meramalkan penjualan pada tahun 2008 adalah : Y = 268,75 + 7,26 (untuk tahun 2008 nilai X adalah 19), sehingga : Y = 268,75 + 137,94 = 406,69 artinya penjualan barang “X” pada tahun 2008 diperkirakan sebesar 406,69 atau 406.690 unit.
elain dengan menggunakan metode tersebut di atas, juga dapat dipakai dengan metode sebagai berikut :
Tabel : Volume Penjualan Barang “X” (dalam 000 unit) Tahun 1995 sampai dengan 2002

Tahun

Penjualan (Y)

X

XY

X2

1995

200

- 3

- 700

12,25

1996

245

- 2 ½

- 612,5

6,25

1997

240

- 1 ½

- 360

2,25

1998

275

- ½

- 137,5

0,25

1999

285

½

142,5

0,25

2000

300

1 ½

450

2,25

2001

290

2 ½

725

6,25

2002

315

3 ½

1102,5

12,25

Jumlah

2.150


610,0

42,00

Untuk mencari nilai a dan b adalah sebagai berikut :
a = 2.150 / 8 = 268,75 dan b = 610 / 42 = 14,52
Persamaan garis liniernya adalah : Y = 268,75 + 14,52 X. Berdasarkan persamaan tersebut untuk meramalkan penjualan pada tahun 2008 adalah : Y= 268,75 + 14,52 (untuk tahun 2008 nilai X adalah 9½), sehingga : Y = 268,75 + 137,94 = 406,69 artinya penjualan barang “X” pada tahun 2008 diperkirakan sebesar 406.690 unit.


94 komentar:

  1. penjelasannya mantap bener... :)
    hebat deh!

    BalasHapus
  2. Mbak ira. Mengapa bingung? Statistika bukan hanya dibaca, tetapi harus banyak praktek. Jangan cepat menyerah.

    BalasHapus
  3. mas, makasi ya penjelasannya.
    tapi saya juga butuh yang Metode Rata-Rata Bergerak (Moving Average Method).. mohon penjelasannya ya mas, makasi :)

    BalasHapus
  4. bisa g dijelasin lg ttg Kuadrat Terkecilnya,,,
    g langsung rumusnya,,,
    ^^
    terimakasih,,,

    BalasHapus
  5. tahnxs yah...

    siiip penjelasannya...nie bnyk bantu tgs akhirqu...

    vlix_teriyakis@yahoo.com

    BalasHapus
  6. garuda_lepisi3 Mei 2009 19.06

    ma kasih buat informasinya,,

    abis saya juga lagi cari bahan buat makalah...

    ngejelasinnya padat,ringkas,&gampang ngertinya

    klo bisa,jelasin juga donk tuk Free Hand Method, Semi Average Method, Moving Average Method.

    BalasHapus
  7. Sebelumnya Ngapunten pak slamet, kemarin saya asal comot tulisan Jenengan dari materi I sampai X dan terus langsung ngacir. teryata setelah baca akhirnya bingung sendiri (kualat ne).
    begini Pak slamet saya lagi berkepentingan untuk menerapkan Metode Least Square untuk melihat proyeksi penduduk surabaya (buat usulan proyek pemkot). mohon bantuan Pak untuk dijabarkan untuk menentukan nilai X (-7 s/d 7; -4 s/d 4 dan -3 s/d 31/2 itu bagaimana menentukannya). matur suwon pak sebelum dan sesudahnya.

    BalasHapus
  8. Mbak Uul, agar aku saya paham yang mbak maksud tolong lewat e-mail aja konsultasinya. Trims, saya tunggu

    BalasHapus
  9. SALUT.........................

    BalasHapus
  10. hmmhhh... mau nanya ???

    sebenarnya kenapa sh kita pakai metode least square ????


    yang aku baca di buku data kalo pake least square cenderung naik....

    gimana kalo data nya naik dan turun ???

    BalasHapus
  11. to gustav, metode least square itu hanya salah satu alat untuk membuat persamaan trend. trend juga dapat dibuat dalam variasi musiman, atau rata-rata bergerak dll, jadi sekali lagi hanya sebagai alat saja

    BalasHapus
  12. Waw ini yg aku cari2
    Trimakasih mas udah mw berbagi informasi :)

    BalasHapus
  13. bagaimana cara analisis trend menggunakan spss? trims

    BalasHapus
  14. Mbak Lina, ya hampir sama dengan regresi, tapi untuk varibael dependen adalah variabel yang akan dicari trendnya dan variabel independen adalah tahunnya.

    BalasHapus
  15. mas slamet... itu cara mencari x (variable waktu) gimana? jujur saya masih bingung kok tau2 dapet nilai -4,-3 mohon penjelasannya mas..
    terimaksih

    BalasHapus
  16. To Iqbaldo, untuk mencari nilai X pada analisis trend kata kuncinya adalah jika nilai X dijumlahkan maka hasilnya 0. Untuk data jumlah tahun ganjil maka tahun yang ditengah nilainya 0, tahun sebelumnya -1 trus -2 dst, sedang tahun sesudahnya 1 trus 2 dst. Kalau data jumlah tahun genap lihat contoh diatas.

    BalasHapus
  17. saya lg skripsi mas, cuma blom ngerti menjelaskan nilai x itu secara lengkap, cuma itung2annya saya ngerti, nah dosen saya minta menjelaskan nilai x itu dengan sedetail2nya,, dosennya nyuruh saya tiap x harus dijelaskan dari mana asalnya,,

    saya punya data mas, disini..
    http://i180.photobucket.com/albums/x105/iqbalbo/untitled1.jpg

    gimana ya mas slamet menjelaskan x berasal darimana, malah dosen saya nyuruh tiap bulan x nya harus dijelasin,..

    makasih mas slamet maav ngerepotin...

    BalasHapus
  18. To Iqbalbo, karena jumlah data X-nya genap maka nilai 0 berada antara bulan Juni dan Juli, sehingga bulan Juni dinilai -1 dan bulan Juli dinilai 1. jarak antara bulan Juni dgn Juli atau jarak -1 dgn 1 adalah 2, maka seterusnya harus loncat 2. Maka bulan Mei dinilai -3, April -5 dst. Kalau bulan Agustus dinilai 3 dan September dinilai 5 dst. Jadi untuk nilai X disamping totalnya 0 juga harus konsisten loncat 2.

    BalasHapus
  19. makasih ya mas slamet... ijin kopas dulu nih..

    BalasHapus
  20. maaaf mau tanya,,,itu di 2010 X=11 drmana dapet.???udah dr sono nya apa gmn pak.?

    BalasHapus
  21. To Mas Dadan D, coba dihitung aja, kalau tahun 2003=4, 2004=5, 2005=6 ... 2010=11, begitu mas

    BalasHapus
  22. mw nanya pak..
    Di tabel 2 nt, nilai x thn 2008 koq bsa dpat 19??
    thnx.

    BalasHapus
  23. To Ria, coba dihitung, kalau 2002=7, maka 2003=9, 2004=11, 2005=13 ... 2008=19

    BalasHapus
  24. Dari contoh variabel X di atas, mengapa Jumlah X baik untuk data genap maupun data ganjil harus sama dengan 0?

    BalasHapus
  25. Kalau dicermati rumus trend sama dengan rumus regresi sederhana (untuk mencari nilai a dan b). karena jumlah X di trend sama dengan nol maka jika dimasukkan dalam rumus regresi maka jadi rumus trend. Artinya, untuk mencari nilai a dan b pada trend bisa menggunakan rumus regresi, tapi sebaliknya rumus trend tidak dapat diaplikasikan dalam regresi, karena dalam regresi jumlah X tidak sama dengan nol

    BalasHapus
  26. mas slamet klo aq liat dari tabel perhitungan seperti itu..artinya N = 9 berarti X nya itu diambil dari nilai tengah pada tahun 1999 jadi X nya = 0,untuk tahun 1999 ke bawah dihitung mundur sedangkan 1999 keatas kebalikannya p[ada data ganjil akan tetapi jika saya lihat setiap bentuk data berbeda - beda namun tujuan yg diharapkan tersebut memiliki makna yang sama gtu kan mas?? tinggal kita sendiri yang mencari mana yang menganggap perhitungannya lebih mudah...

    BalasHapus
  27. analis trend laporan keuangan utk menilai kinerja perusahaan telekomunikasi yg go publik di BEI

    ituch jdul saya,, mnta tlng sbutin variabel2nya,, truz analisis trend ituch da brpa sih macamnya? Mkci he7. Erna.

    BalasHapus
  28. To Erna. Analisis trend itu untuk melihat perkembangan ayau naik turunnya "satu" variabel dalam kurun waktu tertentu. Jadi kalau terkait kinerja perusahaan telekomunikasi dapat diliat perkembangan laporan keuangannnya dari tahun ke tahun

    BalasHapus
  29. salam kenal sebelumnya.
    saya ingin bertanya kenapa tahun 1999 anda jadikan tahun dasar?

    BalasHapus
  30. To maigo1503, contoh di atas menempatkan tahun 1999 sebagai tahun nol karena jumlah datanya ganjil, sehingga tahun yang ditengah sama dengan nol. Akan berbeda jika jumlah datanya genap, maka tidak ada yang tahun bernilai nol.

    BalasHapus
  31. kalo ngeramal produksi suatu komodity usahatani bisa ga pake metode least square ni?? mksih atas penjelasannya...

    BalasHapus
  32. Insya Allah bisa untuk melakukan peramalan suatu komoditi

    BalasHapus
  33. Pak, apa acuan cara menetukan variabel waktunya (X)? Kenapa X itu jumlahnya harus 0 (nol)?
    mohon jawabannya Pak. Untuk sidang saya. Terima Kasih.
    Kalau bisa minta alamat e-mail nya.

    BalasHapus
  34. gimana cara menghitung LSMA (atau Linear Regression Indicator) diterapkan untuk data pada saham pak? spesifik untuk harga penutupan.

    BalasHapus
  35. Maaf karena terlalu singkat dan datanya tidak ada, menjadi sulit untuk menjelaskan. Dikirim ke email saja. Trima kasih

    BalasHapus
  36. why sigma X=0? apa alasannya

    BalasHapus
  37. pak. kalau untuk pemakaian kinerja keuangan PT.X dengan mnggunakan alat analisis trend gitu berarti yang dijadikan acuan tiap tahun tu apa? laba perusahaan kah atau apa? dan dalam pngerjaannya kah perlu perhitungan tiap rasio atau hanya mlihat laporan keuangannya saja?
    makasih..

    BalasHapus
  38. Waduh kok anonim lagi. Yang menjadi acuan kinerja tergantung variabel yang akan diteliti trendnya. Lha gimana perumusan masalahnya?

    BalasHapus
  39. MANSTAB PAK MET... SANMGAT MEMBANTU.. TERIMAKASIH

    BalasHapus
  40. pak bs minta alamat emilx???
    saya mw tnya ttg analisis trend apbd ..
    biar saya kirim lewat email data saya

    BalasHapus
  41. email : ssantoso_0219@yahoo.co.id

    BalasHapus
  42. kalo x nya udah dketahui, pengkodean x nya berlaku tidak??

    BalasHapus
  43. Ingat, Trend itu membahas perubahan 1 variabel saja, sedangkan X dibuat berdasarkan tahun. Jika menggunakan rumus trens di atas, syaratnya jumlah X harus nol

    BalasHapus
  44. mantap Pak.
    bagaimana bila menggunakan 2 X Pak.
    jadinya rumusnya Y = a + b1X1 + b2X2 (benar bukan Pak?)
    nah, b nya gimana Pak? dicari lagi ato cukup pakai b yang sama?
    tolong pencerahannya Pak.
    terima kasih sebelumnya

    BalasHapus
  45. To Ryo, kalau variabel independennya dua, maka koefisien regresinya juga dua, misal b1 dan b2 (dicari nilainya). Lihat materi Analisis Regresi Berganda

    BalasHapus
  46. aslkum pak mau tya mencari x di rumus Y=a+bx. x ya itu mencari y gmn....saya menganalisis trend berdasarkan jumlah kunjungan dan jenis kelamin berdasarkan 1tahun....jujur saya masih binggung am rumus it terutama menentukan x y itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. To Arin, Untuk Y dan X itu adalah data mentah, misalnya mencari trend kunjungan maka Y nya adalah periode waktu (misal tiap bulan dalam 1 tahun) dan X nya jumlah pengunjung (misalnya per bulan). Setelah itu baru bisa dimasukkan dalam analisis trend.

      Hapus
  47. Makasih infonya

    BalasHapus
  48. Metode Diatas bagus, cuman sayang tidak dapat digunakan untuk menduga suatu populasi hewan yang dilindungi beberapa tahun akan datang dengan tingkat ancaman yang tinggi.

    BalasHapus
  49. saya mau bertanya, kalau menghitung trend penyerapan tenaga kerja apa bisa menggunakan least square jg pak?
    mohon bantuannya pak, agar saya bisa mengerjakan tugas akhir saya.
    tirm's

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau mau melihat trend bisa juga dengan menggunakan metode least square, tetapi kalau mau meregresi tidak dapat dengan metode trend. Artinya rumus trend itu merupakan turunan dari rumus regresi metode least square

      Hapus
  50. assalamuallaikum pak slamet, saya ingin belajar metode least square untuk menganalisa konsumsi bahan bakar pada PLTU, mohon bntuannya pak, jika saya kesulitan, karna saya masih awam dengan metode ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. kirim ke e-mail saja biar lebih lengkap

      Hapus
  51. penjelasan yang mantap

    BalasHapus
  52. Pak Slamet saya mau nanya, Buku yang membahan tentang metode trend moment,Judul bukunya Apa ya Pa?, ,Kirim ke email saya, dody.kdg@gmail.com
    atas perhatianya trima ksaih

    BalasHapus
  53. Mas Dody,
    Lihat Buku Statistika Deskriptif

    BalasHapus
  54. mas santoso, saya ingin tanya untuk hal yang menjadi acuan range metode least square itu layak atau kurang layak ditentukan dalam range bagaimana ya?? mohon dijawab secepatnya..trimss... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf kurang rinci, lebih baik kirim ke e-mail saja, terima kasih

      Hapus
  55. katanya kurva permintaan (demand curve) berasal dari peramalan trend ini ya.. kalo iya bisa gak di jelaskan korelasinya.. trims.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau kurva permintaan bukan dari kurva trens tetapi dari fungsi permintaan Q = q - bP dengan menggunakan analisis regresi linier. Untuk korelasi silahkan baca metode korelasi, yaitu korelasi antara harga dengan jumlah barang yang diminta

      Hapus
  56. pak slamet, saya ingin bertanya mengenai metode setengah rata-rata.
    misalkan ada data 8 tahun terakhir, ketika saya lihat di buku nilai X dimulai dari 1/2 (setengah). tapi pada latihan soal, nilai X tersebut menjadi 1, 3, 5 dst. padahal jumlah data sama, yaitu 8 tahun terakhir. itu bagaimana pak? jadi yang digunakan yang mulainya 1/2, atau yang 1, 3, 5?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Ade
      Kalau jumlah datanya genap, bisa memakai metode loncat dua yaitu 1,3,5 dst atau metode loncat satu 1/2, 1 1/2, 2 1/2 dst

      Hapus
  57. saya boleh tanya cara menggambar garis trend nya bagai mana ya
    apakah ada persmaan yang harus di tentukan terlebih dahulu

    BalasHapus
  58. boleh saya bertanya bagai mana cara membuat garis trend pada metode least square
    dan bagaimana rumus cara menghitung variabel X

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk analisis trend, Y adalah variabel yang akan ditrend, dan X adalah variabel waktu. Jadi setelah diketahui data tahun dan variabel yang akan ditrend, maka untuk variabel X dapat dibuat berdasarkan data tahun tersebut. Selamat mencoba semoga sukses

      Hapus
    2. berarti tidak harus ada rumus(perhitungan) tertentu untuk membuat garis nya

      Hapus
  59. terima kasih penjelasannya p slamet

    BalasHapus
  60. maaf pak mau tanya, bagaimana cara menentukan nilai X seperti itu ya pak, bingung :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. tergantung mau menggunakan data genap atau ganjil, jika genap cari dulu titik tengahnya
      misal ada 4 n
      berarti
      a -3
      b -1
      c 1
      d 3

      jika ganjil, ada 3 n
      a -1
      b 0
      c 1

      untuk menentukan titik tengahnya, jumlah n bisa dibagi dua, kemudian dicari posisinya

      kurang lebih seperti itu :D

      Hapus
  61. mantab penjelasannya Pak....semoga sukses terus ya

    BalasHapus
  62. yussefhardianto29 Mei 2013 18.17

    Pak Slamet, mohon info.. dibuku bapak yang mana yang terdapat materi least square methode?

    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba dilihat di analisis regresi linier

      Hapus
  63. bapak mau nanya kan menentukan letak nilai 0 pada data ganjil+data genap kan ada.
    yg mau saya tanya k itu apa ya?mohon penjelasannya terimakasih

    BalasHapus
  64. pak mau tanya kok itu x nya bisa setengah knp ya?terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau jumlah tahun ganjil maka X = 0 adalah tahun yang berada ditengah, tetapi kalau jumlah data genap tidak ada 0-nya. Jumlah dari X harus sama dengan 0

      Hapus
  65. Saya mendapat tugas untuk menerapkan metode Least Square pada pemrograman komputer dengan kasus peramalan penjualan. Hasil ramalan yang saya dapatkan cenderung menurun setiap periodenya.
    Yang ingin saya tanyakan adalah:
    1. bagaimana sebenarnya karakter hasil ramalan metode least square itu sendiri, apakah memamng hasil ramalan cenderung menurun tetapi penurunan tidak begitu signifikan (pada grafik menghasilkan garis lurus menurun)
    2. jika saya ingin melakukan pengecekan menggunakan EXCEL, fungsi apa yang bisa saya gunakan untuk mendapatkan persamaan regresi a dan b nya?
    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf belum bisa menjelaskan karena datanya tidak ada, lebih baik lewat email aja dan datanya dikirim. Insya Allah saya bantu

      Hapus
  66. maaf sebelumnya saya mau nanya contoh kasus ganjil yaitu Persamaan garis liniernya adalah : Y = 273,33 + 12,92 X. Dengan menggunakan persamaan tersebut, dapat diramalkan penjualan pada tahun 2010 adalah : Y = 273,33 + 12,92 (untuk tahun 2010 nilai X adalah 11). nilai X = 11 itu cara mencarinya gmna ya pak? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. tahun 1999 = 0, 2000 = 1 dst maka tahun 2010 = 11

      Hapus
  67. klo rumus cara mencari rataan bergerak sederhana dan tertimbang dengan menggunakan metode moving average itu rumusnya yg mana yy pak ??

    BalasHapus
  68. permisi mau nanya...ada contoh untuk menghitung trend least square bulanan? misalnya dalam satu tahun tapi tiap bulan ada datanya (januari-desember)... Makasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. tinggal ditrend saja mulai bulan januari sampai dengan bulan desember

      Hapus
  69. bang
    harus diralat data na itu
    -3 na harusnya -3 1/2
    bier gak membingungkan pembaca :D

    overall thx berat buat info na..! membantu banget untuk tugas..;)

    BalasHapus
  70. bapak slamet santosa, perkenalkan saya mahasiswa fakultas pertanian jurusan agribisnis upn V YK, sekarng saya sedang menyelesaikan skripsi saya tentang analisis permintaan daging ayam potong di salah satu rumah pemotongan ayam di kab magelang, di salah satu masalah yang ingin saya teliti yaitu mengenai trend permintaan daging ayam potong di RPA selama 3 tahun kedepan , dan metode trend yang paling baik setelah saya coba yaitu metode trend linier, tapi sampai skrng saya masih bingung , apakah trend linier itu sama dengan trend least square, dan bagaimana cara menghitung nilai trend untuk 3 tahun kedepan dengan menggunkan metode trend linier, mohon penjelasannya pak, kalau bapak tidak keberatan dan bapak berkenan bapak dpat menjawab pertanyaan saya dengan membalasnya lwat email saya , alamat saya meidiana9@gmail.com terimaksih sebelumnya

    BalasHapus
  71. pak perkenalka saya mahasiswa fakultas pertnian prodi agribisnis upn V YK saya skrga sedang menyelesaikan skripsi sya mengenai analisis permintaan ayam potong di salah stu RPA di kab magelang, di salh satu identifikasi masalah saya yaitu bagaimana trend permintaan daging ayam potong di RPA tersebut dalam tiga tahunke depan ( dta yang saya gunkan yaitu data permintaan daging aym(dalam bulan) dari tahun 2010-2012) berarti tiga tahun ke depan yaitu tahun 2013-2015 , kemaren saya sudah mencoba membuat trend tersebut menggunakan metode trend kuadratik dan linier, dan kaata dospem sya paling tepat metodenya yaitu metode trend linier, tapi saya masih bingung metode trend linier itu apakah sama dengan metode least square dan bagaimana mencari nilai trend selama 3tahun ke depan tersebut pak , kalo bapak brkenan membantu saya bapak dapat mengirimkan balasan pertanyaan saya lwt email saya meidiana9@gmail.com terimkasih pak

    BalasHapus
  72. salam kenal pak.nama saya dana.saya mahsiswa USU yg sedang nyusun skripsi. saya meneliti bagaimana perkembangan Tabungan Sebelum dan sesudah adanya LPS,data sebelum 2002-2005, data sesudah 2005-2008.data saya pakai secara bulanan. mengingat data tabungan baik sebelum dan sesudah adanya LPS cenderung meningkat.pertanyaan saya bisakah saya menggunakan analisis trend, dan bagaimana saya membandingkan sebelum dan sesudah? mohon dijawab pak.terimakasih sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk menguji apakan ada perbedaan maka memakai analisis perbedaan atau uji beda
      kalau hanya melihat perkembangannya cukup memakai analisis trend

      Hapus
  73. Merujuk contoh di atas, untuk kasus data genap nilai konstanta a=268,75, interpretasinya apa? Apakah nilai penjualan pada 1 Jan 1999 = 268,75 ? begitu ?

    BalasHapus

Penerbit: P2FE_UMP, Ponorogo (Oktober 2010)

Penerbit: P2FE_UMP, Ponorogo (Oktober 2010)

Penerbit: Ardana Media Yogyakarta (Mei 2009)

Penerbit: Ardana Media Yogyakarta (Mei 2009)

Penerbit : Univ. Muhammadiyah Ponorogo Press, Maret 2013

Penerbit : Univ. Muhammadiyah Ponorogo Press, Maret 2013

Penerbit Univ. Muhammadiyah Ponorogo Press (Juli 2013

Penerbit Univ. Muhammadiyah Ponorogo Press (Juli 2013

Penerbit: Ardana Media Yogyakarta (Maret 2009)

Penerbit: Ardana Media Yogyakarta (Maret 2009)

  ©REYOG CITY. Template by Dicas Blogger.

TOPO