Bakti Sosial HMJ Manajemen FE-UMP: "May be" di Kampung Bisu



"May be" atau "Manajemen yang Berbagi" merupakan suatu kegiatan Bakti Sosial yang dilaksanakan oleh Himpunan Manasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo di Kampung Bisu yang berada di wilayah Dusun Ngilo-Ilo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo pada tanggal 14 sampai dengan 15 Januari 2012. Penyebutan Kampung Bisu dikarenakan banyaknya warga di dusun tersebut yang menyandang Tuna Wicara dan sampai saat ini keberadaan mereka masih belum banyak diketahui oleh masyarakat luas baik di Kabupaten Ponorogo maupun di luar Ponorogo.
Kegiatan Bakti Sosial ini tidak hanya memberikan bantuan berupa sembako dan baju layak pakai yang telah dikumpulkan dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo dan sebagian dari masyarakat Ponorogo, tetapi juga memberikan pelatihan Budidaya Jamur kepada masyarakat di dusun tersebut dengan harapan agar mereka dapat melakukan usaha produktif secara mandiri sehingga dapat menambah penghasilan keluarga. Selain itu, untuk memberikan dorongan semangat spiritual dan semangat hidup masyarakat dusun teersebut juga dilakukan pengajian yang disampaikan oleh Ustads Drs. Muh. Syafrudin, M.Si.
Semoga dengan acara Bakti Sosial: "May be" di Kampung Bisu ini dapat mengawali untuk membuka perhatian masyarakat luas maupun Pemerintah Kabupaten Ponorogo, sehingga tergugah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat penyandang tuna wicara di Kampung Bisu, Amin...










Read More......

BUKU STATISTIKA (Terbit Bulan Nopember 2011)



STATISTIKA, Penerbit Universitas Muhammadiyah Ponorogo Press, ISBN 979-1068-25-9, Bulan Nopember 2011

Buku Statistika ini mencangkup pembahasan dua jenis pembagian Statistika, yaitu Statistika Deskriptif dan Statistika Induktif. Dengan dibahas secara menyeluruh diharapkan pembaca akan memahami keterkaitan antara kedua jenis Statistika tersebut. Dalam buku ini, berbagai teori Statistika yang ada diuraikan secara terperinci dan diberikan berbagai contoh soal atau kasus agar para pembaca akan lebih mudah memahami tentang Statistika. Kehadiran buku ini mempunyai tujuan agar kesan mata kuliah Statistika sebagai mata kuliah “momok” dan ditakuti berusaha ditepis dan dihilangkan.

Semoga bermanfaat.... Amin


Harga Buku Statistika Rp. 35.000,-

Read More......

TEORI PERILAKU PRODUSEN (TEORI PRODUKSI)

Teori Produksi dengan Satu Input (Faktor Produksi)



Keterangan Kurva :
Fungsi Produksi : Q = f ( L )

Total Produksi adalah jumlah produk yang dihasilkan dengan menggunakan input (tenaga kerja)
Produk Rata-Rata : AP = TP / L merupakan rata-rata produk yang dihasilkan setiap input (tenaga kerja)
Produk Marginal : MP = ΔTP / ΔL merupakan tambahan jumlah produk yang diakibatkan oleh tambahan setiap unit input (tenaga kerja)
Tahap produksi mana yang lebih efisien ?


Teori Produksi dengan Dua Input (Labour dan Capital)
Fungsi Produksi : Q = f ( L ; K )
Menggunakan Konsep Isoquant atau efisiensi teknis (IQ) dan Isocost atau efisiensi biaya (IC)

Terdapat Konsep Marginal Rate of Technical Substitution atau disingkat
MRTSLK = - ΔK / ΔL atau
MRTSLK = MPL / MPK = w/r , sehingga
MRTSLK = MPL/w = MPK/r



Fungsi Produksi Cobs Douglas :



Keterangan :
Q = Output ( produk yang dihasilkan )
A = Parameter Efisiensi Teknis
α = Elastisitas L terhadap Q
β = Elastisias K terhadap Q

Intensitas Faktor Produksi
Jika α / β = 1 mengarah pada Labour Intensif
Jika β / α = 1 mengarah pada Kapital Intensif

Efisiensi Produksi terjadi jika nilai A semakin besar

Return to Scale
Jika α + β = 1 disebut INCREASING Return to Scale
Jika α + β = 1 disebut CONSTAN Return to Scale
Jika α + β = 1 disebut DECREASING Return to Scale


Kaitan TP , MPL , MPK , APK , APL , Elastisitas Faktor Produksi

TP = Q

MPL = ∂Q / ∂L

MPK = ∂Q / ∂K

APL = Q / L

APK = Q / K




Read More......

TEORI PERILAKU KONSUMEN: TEORI PERMINTAAN, ELASTISITAS, DAN CONTOH SOAL

Teori Permintaan menyebutkan bahwa jumlah barang yang diminta (Qd)tergantung pada harga barang tersebut (P) atau dengan persamaan Q = a – bP.
Jika terjadi kenaikan harga barang maka jumlah barang yang diminya akan turun dan sebaliknya jika terjadi penurunan harga barang maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan.
Hubungan terbalik antara harga dan jumlah barang diminta tersebut dalam persamaan disimbolkan dengan tanda – (negatif) dan dalam kurva permintaan digambarkan dengan slope negatif, yaitu miring dari kiri atas ke kanan bawah.
Dalam kondisi riil jumlah barang diminta bukan hanya fungsi dari harga (P) tetapi Qx = f (Px, Py, I, T, dll).

Elastisitas Permintaan



Jenis Elastisitas


CONTOH SOAL KEPUASAN MAKSIMAL KONSUMEN:
TU = 5X – 0,6X2 + 7Y – 0,8Y2 dan Biaya : 10 = 2X + 2Y

Carilah nilai X dan Y pada saat terjadi kepuasan maksimal, dengan metode Lagrange (λ). Persamaan kepuasan maksimal:


Read More......

RINGKASAN KOMENTAR

DAFTAR PENGIKUT BLOG

Penerbit: Ardana Media Yogyakarta (Maret 2009)

Penerbit: Ardana Media Yogyakarta (Maret 2009)

Penerbit: Ardana Media Yogyakarta (Mei 2009)

Penerbit: Ardana Media Yogyakarta (Mei 2009)

Penerbit: P2FE_UMP, Ponorogo (Oktober 2010)

Penerbit: P2FE_UMP, Ponorogo (Oktober 2010)

  ©REYOG CITY. Template by Dicas Blogger.

TOPO